ASTM A36 S235 S275 S295 S355 10mm 6mm 2mm 3mm 4mm 5mm Baja Ringan S275jr Baja Canai Dingin Lembaran Baja Karbon Harga Lembaran Baja Karbon
Istilah ini terutama merujuk pada baja dengan fraksi massa karbon kurang dari 2,11% tanpa penambahan unsur paduan khusus. Terkadang disebut baja karbon biasa atau baja karbon. Istilah ini merujuk pada paduan besi-karbon dengan kandungan karbon WC kurang dari 2,11%. Selain karbon, baja karbon umumnya mengandung sejumlah kecil silikon, mangan, sulfur, dan fosfor.
Baja karbon adalah paduan besi-karbon dengan kandungan karbon 0,0218% hingga 2,11%. Disebut juga baja karbon. Umumnya juga mengandung sejumlah kecil silikon, mangan, sulfur, dan fosfor. Semakin tinggi kandungan karbon dalam baja karbon, semakin besar kekerasan dan semakin tinggi kekuatannya, tetapi semakin rendah plastisitasnya.
Berdasarkan aplikasinya, baja dapat dibagi menjadi tiga kategori: baja struktural karbon, baja perkakas karbon, dan baja struktural yang dapat dipotong bebas. Baja struktural karbon selanjutnya dibagi menjadi baja konstruksi teknik dan baja struktural manufaktur mesin.
Berdasarkan teknologi pengolahannya, baja karbon dapat dibagi menjadi baja karbon canai panas dan baja karbon canai dingin.
Baja canai panas adalah baja yang telah digulung dan ditekan pada suhu yang sangat tinggi—di atas 1.700 derajat Celcius, yang berada di atas suhu rekristalisasi untuk sebagian besar baja. Hal ini membuat baja lebih mudah dibentuk, dan menghasilkan produk yang lebih mudah dikerjakan. Untuk memproses baja canai panas, produsen pertama-tama memulai dengan sepotong logam persegi panjang yang besar, yang disebut billet. Billet dipanaskan dan kemudian dikirim untuk pra-pemrosesan, di mana ia diratakan menjadi gulungan besar. Dari sana, ia dijaga pada suhu tinggi dan dilewatkan melalui serangkaian rol untuk mencapai dimensi akhirnya. Baja sedikit menyusut saat mendingin. Karena baja canai panas didinginkan setelah diproses, kontrol terhadap bentuk akhirnya menjadi lebih sedikit, sehingga kurang cocok untuk aplikasi presisi. Baja canai panas sering digunakan dalam aplikasi di mana dimensi yang sangat spesifik tidak terlalu penting.
Baja canai dingin pada dasarnya adalah baja canai panas yang telah melalui proses lebih lanjut. Setelah baja canai panas mendingin, baja tersebut kemudian digulung kembali pada suhu ruangan untuk mencapai dimensi yang lebih tepat dan kualitas permukaan yang lebih baik.
Pelat baja karbon
Pelat baja karbon biasanya dianggap sebagai baja yang tidak mengandung banyak unsur baja paduan. ...
Pelat baja karbon tersedia dalam berbagai tingkatan tergantung pada kandungan karbon dan kekuatannya. Terdapat pelat baja karbon rendah, menengah, dan tinggi. Baja karbon tidak hanya banyak digunakan dalam konstruksi, jembatan, kereta api, kendaraan, kapal, dan berbagai industri manufaktur mesin, tetapi juga dalam industri petrokimia modern, pengembangan kelautan, dan aspek lainnya.
| Produk | Lembaran Baja Karbon/ Timbul/ Galvanis/ Pelat |
| Kelas Baja | GB: Q195, Q215, Q235A, Q235B, Q235C, Q235D, Q255A, 255B, Q275, Q295A, Q295B, Q345B, Q345C, Q345D, Q345E, Q390A, Q390B, Q390C, Q390D, Q390E, Q420, Q420B, Q420C, Q420D, Q420E, Q460D, Q460E, Q500D, Q500E, Q550D, Q550E, Q620D, Q620E, Q690D, Q690E EN: S185, S235JR, S275JR, S355JR, S420NL, S460NL S500Q, S550Q, S620Q, S690Q ASTM: Kelas B, Kelas C, Kelas D, A36, Kelas 36, Kelas 40, Kelas 42, Kelas 50, Kelas 55, Kelas 60, Kelas 65, Kelas 80 JIS: SS330, SPHC, SS400, SPFC, SPHD, SPHE |
| Standar | GB/T709-2006, ASTM A36, JIS G4051,DIN EN 10083, SAE 1045, ASTM A29M |
| Ketebalan | 0,15 mm-300 mm |
| Lebar | 500-2250 mm |
| Panjang | 1000mm-12000mm atau sesuai permintaan khusus pelanggan |
| Toleransi | Ketebalan: +/-0,02 mm, Lebar: +/-2 mm |
| MOQ | 5 Ton |
| Aplikasi | 1. Mobil, Jembatan, Bangunan. 2. Industri Mesin, Bejana Tekan. 3. Pembuatan kapal, Konstruksi teknik. 4. Manufaktur mekanik, Pelat jalan, dll. |
| Kemasan | Dikemas dengan pita baja, Pengiriman kontainer |
| Kapasitas | 20.000 ton/bulan |
| Inspeksi | Inspeksi pihak ketiga dapat diterima, SGS, BV. |
Berbagai aplikasi yang merujuk pada bangunan pabrik berukuran besar, penyimpanan, industri kendaraan, industri permesinan, industri otomotif, transportasi minyak bumi, struktur kapal, dll.



